Dangdut Koplo, Musik Khas Pantura
Akhir-akhir
ini dunia musik di Indonesia dihebohkan oleh lagu buka sitik joss, ya, lagu dangdut koplo yang sudah lama
dipopulerkan oleh juwita bahar tersebut sempat menghebokan masyarakat di
Indonesia sejak lagu tersebut di populerkan di sebuah acara sahur salah satu
televisi swasta. Walaupun hanya sebagai lagu pengiring untuk joged namun
ternyata lagu tersebut banyak disukai masyarakat. dangdut koplo yang mulanya
hanya dianggap sebagai music pinggiran kini menjadi booming hingga daerah
perkotaan. Sebenarnya seperti apa musik dangdut koplo itu.? Sejak kapan musik
itu popular ? Belum tahu pasti siapa yang mempopulerkan pertama kali musik dangdut
koplo, yang pasti dangdut koplo mulai ramai
sekitar tahun 2000an di jawa timur, yaitu ketika grup-grup orkes dangdut
asal jawa timur seperti OM.Monata, OM.Sera, Om.pallapa dll selalu membawakan
music berirama koplo dalam setiap penampilan, hingga saait kemudian juga ada inul daratista yang sempat
mempopulerkan music dangdut koplo hingga ke ranah hiburan tanah air, sehingga
sempat menjadi icon musik dangdut koplo.
Musik
dangdut koplo sering juga disebut musik dangdut pantura, ya, dangdut koplo
banyak yang mengidentikan dengan pantura., kemudian pertanyaanya apa
hubungannya musik dengan pantura?, apakah dangdut koplo berasal dari pantura?,
jadi begini, ternyata para pekerja di wilayah pantura seperti nelayan dan
supir-supir bis, truk lintas pantura adalah penikmat setia dangdut koplo, lalu mengapa mereka sangat
menyukai music ini? untuk mereka para nelayan biasanya mereka sering
mendengarkan lagu berirama dangdut koplo ketika saat beristirahat seusai
berlayar, kemudian untuk para supir bis, truk, mereka menjadikan musik dangdut
koplo sebagai menu wajib dalam perjalanan melintasi pantura, cukup dengan
berbekal kaset CD seharga 6000an mereka sudah dapat menikmati music dangdut
koplo di dalama kendaraan, mereka beralasan musik dangdut koplo bisa
menghilangkan rasa ngantuk ketika dalam perjalanan terutama pada malam hari,
dengan ciri khas musik suara gendang yang mantap kemudian diimbui dengan sentakan
mungkin dapat membuat tubuh mereka
bergoyang sehingga tidak terasa ngantuk. Tidak hanya dalam perjalanan, musik-musik
dangdut koplo juga sering terdengar di warung-warung istirahat para sopir di
pinggir jalan wilayah pantura. Mereka pemilik warung ternyata sudah paham apa
yang menjadi selera para supir.
Walaupun
identik dengan pantura, bukan berarti musik ini tidak menjangkau ke
wilayah-wilayah lain, banyak juga wilayah pelosok-pelosok desa terutama di
provinsi jawa timur dan jawa tengah yang menjadi penikmat setia dangdut koplo.
Walau hanya dianggap musik pinggiran namun musik ini memiliki keistimewaan bagi
penikmatnya.